Pengertian Variables Dalam Bahasa Pemrograman

Menurut Wikipedia, variables atau dalam bahasa indonesia berarti variabel adalah lokasi penyimpanan di dalam memori yang mempunyai pengidentifikasi dan nilai. Jadi variables/variabel itu adalah sebuah wadah untuk menampung sesuatu, layaknya gelas yang berisi air, kopi, jus, dan lainnya.

Sebenarnya tidak harus wadah, melainkan bisa apa saja asalkan mempunyai nilai. Maksud di atas agar sobat bisa mendapatkan logikanya saja. Mulai sekarang jangan bingung lagi kalo udah denger variables, karena ini adalah materi yang paling dasar dan akan sering digunakan kedepannya.

Dalam membuat variables, harus ada yang namanya variables name/identifiers atau dalam bahasa indonesia adalah nama variabel/pengidentifikasi. Untuk membuat nama variabel, sobat harus memenuhi persyaratan berikut berdasarkan syarat dari dart.

Syarat Membuat Variables Name/Identifiers

1. Tidak boleh mengandung kata kunci bawaan dart. Contoh : var, int, double, dll.
2. Boleh menggunakan huruf dan angka. Contoh : nama, nama1, nama2, dll.
3. Tidak berisi spasi dan karakter khusus. Contoh : nama depan, nama belakang, namabelakang&depan, dll.
4. Boleh menggunakan garis bawah (_) dan dolar ($). Contoh : nama_depan, $nama, dll.
5. Tidak boleh diawalai dengan angka. Contoh : 1nama, 2tanggallahir, 3umur, dll.

Variables sendiri mempunyai beberapa deklarasi/pernyataan. Mulai dari membuat variables dengan kata kunci “Var”, “Dynamic”, “Final” dan “Const” yang masing-masing mempunyai perbedaan. Oke langsung saja kita praktikan untuk membuat variabel dengan kata kunci yang berbeda-beda itu.

Membuat Variables Dengan Keyword “var”

Menggunakan kata kunci “var” untuk membuat variabel, nilai atau value yang dimasukkan bisa apa saja. Tidak peduli nilai tersebut berupa angka (integer) atau huruf (string).
Tapi jika anda ingin menetapkan nilai dengan apa yang anda mau, maka kita harus menggunakan tipe data yang nanti akan kita bahas dipertemuan selanjutnya.
Bisa anda lihat perbedaanya pada gambar inputan dan outputan di bawah ini.
Inputan :
Belajar Bahasa Pemrograman Dart
Outputan :
Belajar Bahasa Pemrograman Dart
Bisa anda lihat, dengan menggunakan kata kunci “var” untuk membuat variables, nilai yang dimasukkan bisa apa saja, baik integer ataupun string bahkan boolean. Lebih jelasnya akan dibahas tentang tipe data agar bisa tau dimana letak perbedaanya.
Itulah jika ingin membuat variabel dengan keyword “var”. Berikutnya adalah membuat variables dengan keyword “dynamic”.

Membuat Variables Dengan Keyword “dynamic”

Dengan menggunakan kata kunci “dynamic” untuk membuat variabel, anda bisa mengubah nilai/value menjadi apa saja. Jadi saat anda menentukan nilai dengan integer, maka anda bisa mengubahnya menjadi string. Berbeda dengan “var”, kata kunci “var” tidak bisa mengubah nilainya, hanya bisa menentukan nilai yang bebas.
Jadi jangan salah pengertian ya. Karena nilai yang dapat diubah itu beda dengan nilai yang bebas di tentukan. Begitu juga dengan “var” dan “dynamic”. Oke lebih baik kita lihat dan praktikan saja.
Inputan :
Belajar Bahasa Pemrograman Dart
Outputan :
Belajar Bahasa Pemrograman Dart
Dari hasil gambar di atas, nilai yang pertama dengan string “aan pranesia” bisa diubah menjadi string “anonymous”, itu dikarenakan kita menggunakan kata kunci “dynamic” saat membuat variables.
Berbeda dengan “var”, pasti akan error jika menggunakan cara seperti di atas. Anda bisa coba dengan mengubah keyword “dynamic” menjadi “var” lalu run ulang dan lihat hasilnya, jika error maka apa yang saya katakan benar. Oke, selanjutnya kita akan mencoba lagi membuat variables dengan keyword “final” dan “const”.

Membuat Variables Dengan Keyword “final” & “const”

Sebenernya “final” atau “const” itu mempunyai fungsi yang hampir sama, yakni kebalikan dari si “dynamic” atau nilai yang sudah ditentukan tidak bisa diubah-ubah. Hanya saja perbedaanya ada pada penggunaan memory yang tersimpan.¬†Saat membuat variables, keyword “final” tidak akan tersimpan di dalam memory, jika nama variabel belum digunakan atau dipanggil.
Berbeda dengan keyword “const”, saat membuat variables, langsung tersimpan di dalam memory komputer pada saat itu juga, walaupun nama variables belum dipanggil. Untuk memperlihatkan perbedaan antara tersimpan atau belum di dalam memory, materi ini akan lebih jelas saat pembahasan mengenai Class nanti. Tunggu saja.
Jadi untuk saat ini kita ikuti saja dan pahami kalau “final” dan “const” itu berfungsi untuk mencegah dan melarang nilai atau value yang diubah-ubah.
Berikut inputan dan outputannya.
Inputan :
Belajar Bahasa Pemrograman Dart
Outputan :
Belajar Bahasa Pemrograman Dart
Dengan kata kunci “final” dan “const”, nilai yang berusaha diubah akan dilarang dan mengeluarkan pesan error diconsole anda. Jadi, kalo anda ingin membuat variabel dengan nilai yang dapat atau akan sering diubah-ubah, maka gunakanlah kata kunci “dynamic”.
Begitupun sebaliknya, jika anda ingin nilai variabelnya tidak mau diubah, maka gunakan kata kunci “final” atau “const”. Biasanya keyword “final” yang sering digunakan. Tapi lebih jelasnya, akan dibahas lebih lengkap mengenai “const” pada pembahasan Class nanti. Namun, apakah variables akan error jika tidak ada nilai atau value?? Jawabannya tidak.

Variables Default Value

Variables pada dart sudah ditentukan dan sudah dibuat khusus ketika variabel yang tidak memiliki nilai maka akan ditentukan secara default, yakni “null” atau kosong (tidak ada sesuatu apapun).
Hal itu disebut Default Value. Seperti contoh berikut.
Inputan :
Belajar Bahasa Pemrograman Dart
Outputan :
Belajar Bahasa Pemrograman Dart
bisa lihat sendiri, jika anda lupa untuk memberikan nilai pada variables, tenang saja tidak akan error tapi akan mengeluarkan pesan “null” atau kosong. Hal itu sudah dibuat oleh bawaan bahasa pemrograman dart.
sumber : https://itsaanp.blogspot.com/2019/02/belajar-variables-pemrograman-dart.html

162 total views, 2 views today