Sejarah Perl

Bahasa pemrograman yang satu ini usianya malahan jauh lebih tua dari WWW itu sendiri. Versi pertama dari Perl diluncurkan pada 18 Desember 1987, lebih tua lima tahun dari browser web yang pertama! Mungkin agak mengherankan kalau sebuah bahasa pemrograman berbasis server untuk mengembangkan web justeru muncul lebih dahulu dari web itu sendiri. Jawabnya adalah karena Perl sebenarnya tidak dikembangkan sebagai bahasa pemrograman untuk web development. Dalam kenyataannya, Perl adalah bahasa pemrograman script yang bersifat serbaguna untuk menangani tugas-tugas yang berkenaan dengan manipulasi teks.

Perl dikenal sangat handal dalam mengambil bagian-bagian teks dari berbagai sumber dan menggabungnya menjadi sebuah dokumen lengkap. Fungsi inilah yang dikembangkan untuk mendevelop sebuah halaman web yang dinamis sehingga Perl akhirnya juga dimanfaatkan sebagai web scripting. Kini, setelah satu setengah dekade berlalu dari saat pertama kali dibuat, Perl telah dikembangkan dengan menambahkan aneka modul dengan fungsi-fungsi yang lebih kompleks untuk penggunaan yang lebih luas. Diantara fungsi-fungsi yang ditambahkan tersebut adalah fungsi untuk menciptakan konten web yang dinamis melalui Common Gateway Interface (CGI) yang telah didukung oleh sebagian besar software webserver. Dalam hal ini, Perl dapat dimanfatkan untuk membangun situs web yang kompleks secara modular, menangani pengisian form di situs web, dan fungsi-fungsi standar lain yang diperlukan untuk membuat sebuah situs web yang dinamis.

Saat ini, versi dari Perl tersedia secara gratis untuk sebagian besar sistem operasi, mulai dari mainstream Windows hingga varian Unix yang kurang begitu dikenal. Kalaupun menulis sendiri program berbasis Perl terasa memberatkan, maka di internet telah tersedia berbagai modul siap pakai untuk aneka fungsi, misalnya pada situs The Comprehensive Perl Archive Network (CPAN). Situs ini menyediakan sumber yang terpusat bagi modul add-in, contoh script, bahkan aplikasi web berbasis Perl yang telah didevelop secara lengkap!

Satu-satunya kelemahan dari Perl adalah kenyataan bahwa bahasa pemrograman ini sebenarnya bukan ditujukan untuk pengembangan web sehingga ia belum pernah dioptimasi untuk meningkatkan kecepatan, skalabilitas, maupun kemudahan penggunaannya. Dewasa ini telah tersedia berbagai bahasa pemrograman yang lebih gampang dipelajari bagi para developer web, namun demikian, Perl juga menawarkan kemungkinan untuk melakukan lebih banyak hal selain sekedar pemrograman web apabila dibutuhkan.

 

 

sumber : http://smartcybercode.blogspot.com/2014/09/sejarah-bahasa-pemrograman-perl.html