Fungsi Solid State Drive

Solid State Drive memiliki fungsi yang sama dengan Hard Disk Drive, yaitu sebagai media penyimpanan data. Hanya saja, SSD merupakan inovasi terbaru yang dapat meningkatkan kinerja komputer, lebih efisien, dan lebih baik.

Komputer yang menggunakan SSD sebagai media penyimpanan data, maka kinerjanya akan meningkat secara signifikan dan juga akan lebih hemat energi.

Perbedaan SSD dengan HDD

1. Waktu akses data

HDD biasanya membutuhkan waktu sekitar 5.000 hingga 10.000 mikro-detik untuk mengakses data, sedangkan SSD memiliki kecepatan akses 35 hingga 100 mikro-detik, hampir 100 kali lebih cepat dari HDD. Kecepatan akses data ini memungkinkan program dapat berjalan jauh lebih cepat, terutama untuk program yang sering mengakses data dalam jumlah besar seperti Sistem Operasi.

2. Penggunaan Daya

SSD menggunakan daya yang lebih rendah dibandingkan dengan HDD standar, yang berarti konsumsi energi akan lebih rendah saat mengoperasikan komputer.

3. Ketahanan

HDD memiliki bagian yang bergerak dan piring-piring magnetik, yang berarti semakin lama digunakan maka akan semakin cepat rusak, sedangkan SSD tidak memiliki bagian yang bergerak, SSD menggunakan memori flash untuk menyimpan data, sehingga lebih tahan lama  dan dapat memberi kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan HDD.

4. Suara

Dengan piring-piring yang berputar, HDD dapat menjadi salah satu komponen yang menimbulkan suara yang cukup keras, sedangkan SSD tidak memiliki bagian yang bergerak membuatnya tidak menimbulkan suara.

5. Panas

HDD memiliki memiliki agian bergerak yang dapat menimbulkan panas, sedangkan SSD tidak memiliki bagian yang bergerak dan sifat dasar memori flash itu sendiri, SSD menghasilkan panas yang lebih sedikit.

sumber : http://www.immersa-lab.com/pengertian-solid-state-drive-dan-fungsinya.htm

 151 total views,  1 views today