Beberapa teknologi yang digunakan untuk tujuan ini adalah Asynchronous Transfer Mode (ATM), FDDI, dan SMDS. Teknologi ini sekarang dalam proses digantikan oleh Ethernet berbasis koneksi (misalnya, Metro Ethernet) di kebanyakan daerah. MAN menghubungkan antara jaringan area lokal yang telah dibangun tanpa kabel baik menggunakan microwave, radio, atau laser link infra-merah. Sebagian besar perusahaan menyewa atau meminjam sirkuit dari operator umum karena peletakan kabel panjang secara membentang berbiaya mahal.
http://4.bp.blogspot.com/_ajsgaxpDVn8/TLBvtjnv7cI/AAAAAAAAAD0/9Zu88KrgHlk/s1600/MAN.jpg
  • Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai pusat data dari kantor cabang.
  • Informasi dapat disebarkan dengan lebih meluas, cepat dan bermakna.
  • Transaksi yang Real-Time (data di server pusat diupdate saat itu juga, contoh ATM Bank unluk wilayah nasional)
  • Komunikasi antar kantor bisa menggunakan e-mail, chatting
    dan Video Conference (ViCon).
  • Biaya operasional mahal.
  • Instalasi infrastrukturnya tidak mudah.
  • Jika sebuah komputer pribadi digunakan sebagai terminal, memindahkan file (file transfer software) membolehkan pengguna untuk mengambil file (download) dari hos ataupun menghantar data ke hos (upload).
  • Rumit jika terjadi trouble jaringan (network trouble shooting).

 

 

 

 

sumber : http://raytkj.blogspot.com/2012/11/kelebihan-dan-kekurangan-jaringan-man.html

 171 total views,  1 views today