Sejarah web server

Pengertian dan sejarah web server Web server adalah sebuah aplikasi server yang melayani permintaan HTTP atau HTTPS dari browser dan mengirimkannya kembali dalam bentuk halaman-halaman web.

Pengertian dan sejarah web server Pada tahun 1989 web server dibuat oleh Tim Berners-Lee. Dia bekerja pada perusahaan CERN (European Organization for Nuclear Research). Dia membuat sebuah proyek berbasis tulisan hiperteks, yang bertujuan agar mempermudah pertukaran informasi diantara para peneliti. Satu tahun kemudian menghasilkan 2 buah program komputer, yaitu : 1. Sebuah sistem yang diberi nama WorldWideWeb atau disebut WWW. 2. Sebuah Web Server pertama di dunia yang diberi nama CERN httpd.

Macam Web Server Pada jaman sekarang ini, sudah banyak tersedia vendor-vendor yang menyediakan layanan web server, baik yang berbayar maupun yang bersifat gratis, dengan masing-masing yang menawarkan kelebihan yang dimiliki web server milik me Vendor-vendor yang ada tersebut seperti IIS yang merupakan kepemilikan Microsoft, Apache, Nginx dan Google GWS. Berikut adalah macam-macam web server yang sering di jumpai : 1. Apache Tomcat. 2. Microsoft windows Server 2003 Internet Information Services (IIS) . 3. Lighttpd . 4. Apache Web Server – the HTTP Web Server. 5. Dan lain-lain.

Apache Tomcat Apache tomcat adalah server web berbasis opensource yang mendukung untuk penggunaan JSP (Java Server Pages). Secara default, server tomcat ini belum memiliki package admin, sehingga tidak ada akses untuk admin. Yang ada hanyalah tomcat manager untuk memdeploy aplikasi web melalui file .war dari java web.

Microsoft windows Server 2003 Internet Information Services (IIS) IIS atau Internet Information Services atau Internet Information Server adalah sebuah HTTP web server yang digunakan dalam sistem operasi server Windows, mulai dari Windows NT 4.0 Server, Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. Layanan ini merupakan layanan terintegrasi dalam Windows 2000 Server, Windows Server 2003 atau sebagai add-on dalam Windows NT 4.0. Layanan ini berfungsi sebagai pendukung protokol TCP/IP yang berjalan dalam lapisan aplikasi (application layer). IIS juga menjadi fondasi dari platform Internet dan Intranet Microsoft, yang mencakup Microsoft Site Server, Microsoft Commercial Internet System dan produk- produk Microsoft BackOffice lainnya.

Lighttpd Web Server yang alamat websitenya di http://lighttpd.net/ ini ditulis dalam bahasa pemrograman C. Dapat dijalankan pada sistem operasi Linux dan sistem operasi Unix-like lainnya, serta dapat pula dijalankan pada sistem operasi Windows. Lighttpd bersifat open source dan didistribusikan dengan lisensi BSD. Lighttpd mengklaim dirinya sebagai web server yang ―memakan‖ sedikit space memori jika dibandingkan dengan web server lain. Selain itu lighttpd mempunyai kemampuan untuk mengatur cpu-load secara efektif dan beberapa fitur advance seperti FastCGI, SCGI, Auth, Output- Compression, URL-Rewriting dan lain-lain.

Apache Apache ini dibuat versi pertamanya oleh Robert Mc Cool — yang terlibat di NCSA– padatahun 1996. Ditulis dalam bahasa C, perkembangannya dilakukan bersama rekan- rekan melalui email. Dia mengerjakan proyek itu bersama Apache groupnya : Brian Behlendorf, Roy T. Fielding, Rob Hartill, David Robinson, Cliff Skolnick, Randy Terbush, Robert S. Thau, Andrew Wilson, Eric Hagberg, Frank Peters and Nicolas Pioch.

Kelebihan Apache Web Server

  1. Freeware (software gratis ) dan mudah di-install.
  2. Mampu beroperasi pada berbagai platform sistem operasi.
  3. Mudah dikonfigurasinya.
  4. Mudah dalam menambahkan periferal lainnya ke dalam platform web servernya, misalnya : untuk menambahkan modul, cukup hanya menset file konfigurasinya agar mengikutsertakan modul itu ke dalam kumpulan modul lain yang sudah dioperasikan.
  5. Mampu di kompilasi sesuai dengan spesifikasi HTTP yang sekarang.
  6. Menyediakan feature untuk multihomed dan virtual server.
  7. Secara otomatis menjalankan file index.html, halaman utamanya, untuk ditampilkan secara otomatis pada clientnya.
  8. Lebih aman karena memiliki level-level pengamanan
  9. Apache mempunyai komponen dasar terbanyak di antara webserver-webserver lain, yang berarti bahwa webserver Apache termasuk salah satu dari webserver yang lengkap.
  10. Performansi dan konsumsi sumberdaya ( resource ) dari webserver apache tidak terlalu banyak, hanya sebesar 20 MB untuk file-file dasarnya dan setiap daemon nya hanya memerlukan sebesar 950 KB memory per-child.

Kekurangan Apache :

  1. web server Apache tidak memiliki kemampuan mengatur load seperti IIS, sehingga akan terus memfork proses baru hingga nilai MaxClients tercapai atau hingga batas yang diizinkan oleh OS.
  2. Apache tidak memproses karakter kutip dalam string Referrer dan User-Agent yang dikirimkan oleh Client.
  3. Terganggunya proses upload data, yang bisa menyebabkan software salah dalam menerjemahkan ukuran data yang masuk. Dengan celah tersebut, hacker dikabarkan dapat mengeksploitasi kerentanan dengan cara mengirimkan request pada server Apache bersangkutan.

FITUR APACHE

  1. Mendukung protocol HTTP/1.1
  2. Mendukung CGI (Common Gateway Interface) dan FastCGI
  3. Dukungan untuk Virtual Host
  4. Dukungan untuk autentikasi HTTP
  5. Terintegrasi dengan bahasa pemrograman Perl dan PHP
  6. Mendukung SSL (Secure Socket Layer) untuk komunikasi enkripsi.

 

 

 

 

sumber : https://www.slideshare.net/makatkoko/sejarah-web-server

 425 total views,  1 views today