Sejarah Ubuntu Touch

Mark Shuttleworth mengumumkan pada 31 Oktober 2011 bahwa sejak Ubuntu 14.04, Ubuntu akan mendukung telepon pintar, tablet, TV pintar dan perangkat pintar dengan layar yang lainnya (seperti head unit mobil dan jam tangan pintar). Ubuntu bertujuan mencapai konvergensi penuh (pustaka dan serambi yang sama pada semua perangkat), sementara Ubuntu 14.04 dan 14.10 belum sepenuhnya menerapkan hal tersebut. Serambi Ubuntu untuk ponsel diresmikan pada tanggal 2 Januari 2013. Ubuntu Touch Pratinjau Pengembang dirilis pada tanggal 21 Februari 2013.

Pratinjau Pengembang Ubuntu Touch 13.04 pada sebuah Galaxy Nexus, dengan tampilan layar pembuka.

Canonical merilis Ubuntu Touch 1.0 versi pengembang/mitra yang pertama pada 17 Oktober 2013, bersamaan dengan Ubuntu 13.10 yang “terutama mendukung ponsel Galaxy Nexus dan Nexus 4, meskipun tersedia juga image untuk tablet dan ponsel lainnya”, dan merilis suatu “build yang relatif ‘stabil’ untuk umpan balik dan pengujian lebih luas” pada 17 April 2014, bersamaan dengan Ubuntu 14.04. Sebuah versi pratinjau dari perangkat lunak tersebut tersedia untuk instalasi pada perangkat genggam Android tertentu yang lain, termasuk Samsung Galaxy S4 Edisi Google, sebagai suatu Pratinjau Pengembang pada tanggal 21 Februari 2013. Para pengembang memiliki akses ke semua kode sumber dengan lisensi yang memungkinkan modifikasi dan distribusi kembali perangkat lunak tersebut.

Ubuntu Touch dirilis ke para produsen pada 16 September 2014. BQ Aquaris E4.5 Edition Ubuntu merupakan telepon pintar berbasis Ubuntu pertama di dunia yang mulai dijual di Eropa pada 9 Februari 2015.

Sasaran Pasar

Mark Shuttleworth, pendiri perusahaan yang berada di belakang distribusi Linus ini meyakini bahwa Ubuntu untuk ponsel pertama-tama akan mendapatkan ceruk pasar di negara-negara di mana Ubuntu dikenal dengan baik; lebih spesifik lagi, pasar berkembang seperti India dan Tiongkok di mana komputer-komputer yang dipasarkan terdapat pra instal Ubuntu. Namun keberhasilan Ponsel Ubuntu di pasar ini sulit untuk diprediksi.

Terlepas dari kepopuleran Ubuntu di antara para pengembang sumber terbuka, melakukan penetrasi pasar bisnis yang terikat pada peninggalan yang sudah ada akan tetap cukup menantang bagi Ubuntu. Para karyawan dari perusahaan yang menerapkan metode “Bawa perangkat Anda sendiri” telah beradaptasi dengan menggunakan perangkat Android dan iOS sehingga manfaat yang diberikan Ubuntu mungkin tidak dipertimbangkan secara memadai.

sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Ubuntu_Touch

 142 total views,  1 views today