Computer Vision adalah bidang dari kecerdasan buatan yang melatih komputer untuk menafsirkan dan memahami dunia visual. Mesin(dengan Computer Vision)  dapat secara akurat mengidentifikasi dan menemukan objek kemudian bereaksi terhadap apa yang mesin “lihat” menggunakan gambar digital dari kamera, video, dan Model Deep Learning.

Dimulai pada akhir 1950-an dan awal 1960-an, tujuan analisa gambar adalah untuk meniru sistem penglihatan manusia menggunakan komputer dan menanyakan komputer apa yang mereka lihat. Sebelumnya, analisis gambar telah diselesaikan secara manual menggunakan sinar-x, MPI atau fotografi ruang angkasa beresolusi tinggi. Peta bulan NASA memimpin dalam pemrosesan gambar digital, tetapi tidak diterima sepenuhnya hingga 1969.

Seiring perkembangan Computer Vision, algoritme pemrograman diciptakan untuk memecahkan tantangan individu. Mesin menjadi lebih baik dalam melakukan pekerjaan pengenalan penglihatan dengan pengulangan. Selama bertahun-tahun, telah terjadi peningkatan besar dalam teknik dan teknologi pembelajaran mendalam. Kita sekarang memiliki kemampuan untuk memprogram superkomputer untuk melatih diri mereka sendiri, meningkatkan diri dari waktu ke waktu, dan memberikan kemampuan kepada bisnis sebagai aplikasi online.

The Breakdown of Computer Vision. 

Gambar dipecah menjadi piksel, yang dianggap sebagai elemen gambar atau unit informasi terkecil yang menyusun gambar.

Computer Vision bukan hanya tentang mengubah gambar menjadi piksel dan kemudian mencoba memahami apa yang ada dalam gambar melalui piksel tersebut. Anda harus memahami gambaran yang lebih besar tentang cara mengekstrak informasi dari piksel tersebut dan menafsirkan apa yang mereka wakili.

 

Who Uses Computer Vision?

Facebook menggunakan pengenalan wajah (“DeepFace”) saat menandai foto yang diposting ke profil Anda secara otomatis

Militer | Luar Angkasa – Negara-negara di seluruh dunia menanamkan AI ke dalam senjata, transportasi, pengenalan target, perawatan kesehatan di lapangan, pelatihan simulasi, dan sistem lain yang digunakan di darat, udara, laut, dan luar angkasa. Sistem AI yang didasarkan pada platform ini tidak terlalu bergantung pada masukan manusia karena meningkatkan kinerja dengan lebih sedikit perawatan.

Mobil – Computer Vision adalah topik hangat di industri mobil. Perusahaan seperti Tesla dan Google sedang membangun mobil self-driving. Mobil masa kini memiliki Adaptive / Dynamic Cruise Control yang memiliki kemampuan untuk menjaga jarak aman dari kendaraan di depan.

“If we want machines to think, we need to teach them to see.” -Fei Fei Li, Director of Stanford AI Lab and Stanford Vision Lab

 

Source : https://towardsdatascience.com/an-overview-of-computer-vision-1f75c2ab1b66

 21 total views,  2 views today