Angular adalah platform dan framework yang digunakan untuk membangun aplikasi one-page client menggunakan HTML dan TypeScript.

Angular ditulis menggunakan TypeScript, untuk memudahkanmu dalam implementasi fungsi inti dan opsional ke dalam aplikasi yang kamu buat.

Arsitektur aplikasi Angular bergantung pada konsep dasar tertentu. Blok penyusun dasarnya adalah NgModules, yang menyediakan konteks kompilasi untuk komponen.

NgModules mengumpulkan kode terkait ke dalam set fungsional. Aplikasi Angular kemudian didefinisikan oleh satu set NgModules.

Sebuah aplikasi memiliki setidaknya modul root yang memungkinkan Bootstrap dan biasanya memiliki lebih banyak modul feature.

 

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Angular

1. Kelebihan menggunakan Angular

Berikut beberapa kelebihan menggunakan Angular sebagai platform pembuatan website:

  • Angular dapat digunakan untuk membangun dan memelihara pola desain proyek yang kamu buat. Kode dapat disusun dengan mudah sehingga kamu tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk memastikan kode tersebut berjalan dengan baik.
  • Kamu tidak perlu mempelajari bahasa yang benar-benar baru untuk menggunakan Angular. Angular menggunakan HTML dan TypeScript sehingga kamu masih bisa menggunakan berbagai fitur Angular seperti pengetikan statis, antarmuka, dekorator, dan lainnya.
  • Pengujian merupakan bagian penting dari Angular. Platform ini mendukung pengujian yang dibutuhkan menggunakan berbagai tools seperti Jasmine dan Protactor.
  • Kamu bisa menggunakan Angular untuk membangun website untuk seluler ataupun desktop. Jadi, kamu hanya membutuhkan satu framework untuk berbagai bentuk website yang dibuat.

2. Kekurangan menggunakan Angular

Selain kekurangan, Angular juga memiliki kekurangan berikut.

  • Meskipun dapat menggunakan JavaScript, kamu sebaiknya memahami cara membuat kode aplikasi Angular dalam TypeScript.
  • TypeScript adalah superset dari JavaScript, jadi kamu harus terbiasa dengan ini.
  • Saat mengembangkan aplikasi, pastikan kamu dapat melakukan debug kode. Kamu bisa menggunakan tools seperti Augury untuk melakukannya.
  • Tentunya, kamu harus menguji aplikasi yang dibuat melalui Angular sebelum diluncurkan. Sayangnya, Angular tidak memiliki fitur untuk pengujian tersebut. Untuk itu, kamu harus menguasai tools yang dibutuhkan untuk melakukan pengujian tersebut.

Sumber : https://angular.io/ , https://www.sitepoint.com/angular-introduction/ , https://glints.com/id/lowongan/author?authorid=96

 252 total views,  2 views today