Ada dua istilah penting di sini yaitu OpenCV dan Python. Apa itu OpenCV? OpenCV adalah sebuah library (perpustakaan) yang digunakan untuk mengolah gambar dan video. Kata Open pada OpenCV dimaksudkan opensource yakni gratis, tidak berbayar, bisa didonwload oleh siapa saja. Sementara CV pada kata OpenCV adalah kependekan dari Computer Vision, maksudnya adalah komputer yang digunakan untuk mengolah image (citra/gambar) yang ditangkap oleh alat perekam (seperti kamera atau webcam) yang dikonversi dari analog ke digital lalu diolah di dalam komputer. Tujuan pengolahan image ini ada banyak, di antaranya untuk memperbaiki kualitas gambar atau untuk indentifikasi gambar.

Apa itu Python? Python adalah bahasa pemrograman yang banyak dipakai di dunia komputer. Kemampuan Python untuk mengolah citra sangatlah terbatas, untuk itu dia perlu import library dari OpenCV. Di sinilah keterkaitan antara OpenCV dan Python.

Contoh penerapan OpenCV dengan Python adalah camera yang dipasang di parkiran yang mampu membaca plat nomor. Plat nomor ini dikonversi dari analog ke digital lalu diolah menjadi karakter sehingga menjadi data yang bisa dijadikan sebagai informasi penting.

Contohnya pula adalah dateksi wajah, mata, mulut, atau hidung dari suatu image atau video. Bisa juga deteksi semua bagian wajah. Berikut ini contoh hasil dari deteksi wajah dan mata:

Intinya, OpenCV bersama Python dimanfaatkan untuk mengolah image atau video (tumpukan frame/image) sesuai dengan tujuan masing-masing yang melibatkan kamera untuk menangkap gambar lalu diolah di komputer.

Sebenarnya, OpenCV bisa digunakan di bahasa C++ dan Java, selain Python, tetapi bahasa yang paling mudah dari ketiga ini adalah Python karena sederhana. Saya sudah mempelajari C++ untuk OpenCV, ternyata cukup rumit kode-kodenya. Maka, Anda beruntung mempelajari Python dan juga beruntung mendapatkan modul ini.

.

.

.

.

Sumber : norkandirblog.wordpress.com

 309 total views,  1 views today